Pemerintah Kabupaten Raja Ampat Musnahkan 896 kg Ikan Julung Kering Hasil Ilegal Fishing. Waisai, 24 Mei 2017

Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel Piter Urbinas menyaksikan proses pemusnahan barang bukti hasil tangkapan ikan secara illegal (illegal fishing) oleh KMN. Elsa dan KMN Pelita Air di Perairan Sekitar Pulau Boo Distrik Kofiau, Kab. Raja Ampat.

KMN. Elsa dan KMN Pelita Air telah melalukan tindak pidana perikanan dan tidak memiliki surat izin penangkapan di wilayah perairan raja ampat. Pemusnahan barang bukti berupa ikan julung kering sebanyak 179 rangkai (waya) setara 896 kg.

Proses pemusnahan barang bukti ini dihadiri oleh Wakil Bupati Raja Ampat, Kepala Dinas Perikanan, Kepala BLUD UPTD KKP Raja Ampat, PPNS Perikanan, Kasat Reskrim, Posal Raja Ampat. Pemusnahan barang bukti ini memberikan efek jera kepada nelayan luar  sehingga tidak melakukan tindak pidana di perairan Raja Ampat.

Menurut Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel Piter Urbinas “ini merupakan satu prestasi yang baik untuk Dinas Kelautan dan Perikanan dan dapat ditunjukan kepada masyarakat Raja Ampat karena hal ini dapat menjaga kelestarian sumberdaya alam dan diharapkan dapat menjadi yang terakhir untuk penangkapan yang dilakukan secara illegal”. Kemudian pengawasan dan monitoring harus di tingkatkan sehingga kenyamanan dan keamanan tetap terjaga dan di sampaikan juga kepada para nelayan agar supaya tidak lagi mencari di dalam Kawasan Konservasi Perairan (KKP).