Pengelolaan Kawasan


Jejaring KKPD Raja Ampat dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis (UPTD) di bawah Dinas Kelautan dan Perikanan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat. Melalui mekanisme kolaboratif, pemerintah daerah bekerja sama dengan masyarakat setempat melakukan patroli dan memantau pesisir, terumbu karang dan ikan di dalam kawasan konservasi. 

Tergantung pada ukuran KKPD, beberapa pos patroli didirikan di seluruh kawasan konservasi tempat tim patroli memusatkan tugas patroli untuk memastikan kawasan konservasi seluruhnya dapat diawasi secara efektif, dan memastikan tidak ada penangkapan ikan ilegal dan pelanggaran zonasi KKPD. Tim di setiap pos patroli akan memantau daerah dua kali seminggu, membuat catatan setiap perjalanan patroli dan daftar setiap pelanggaran yang terjadi. Dalam kasus pelanggaran, tindakan yang diperlukan akan diambil sesuai dengan prosedur yang berlaku. Ini termasuk peringatan, denda, penyitaan kapal dan peralatan atau menangkap pelanggar dan dituntut secara hukum.

Selain memantau KKPD untuk memastikan semua aturan dipatuhi, tim patroli juga melakukan pemantauan ilmiah dari karang dan ikan. Bersama-sama dengan Universitas Papua (UNIPA) dan staf LSM, tim patroli melakukan pemantauan Penggunaan Sumber Daya (Resources Use Monitoring) - mengidentifikasi berapa banyak hasil tangkapan yang tertangkap di mana dan oleh siapa, serta pemantauan Kesehatan Terumbu Karang (Reef Health Monitoring) - untuk mengamati perubahan terumbu karang. Pengumpulan data ini memungkinkan UPTD untuk menganalisis efektivitas KKPD dan mengidentifikasi kesenjangan yang perlu diperbaiki dalam pengelolaan jejaring kawaasan konservasi ini.


Patroli Pengawasan

UPTD KKP Kepulauan Raja Ampat melakukan patroli pengawasan di seluruh kawasan konservasi terutama untuk melindungi kawasan dari ancaman kegiatan perikanan yang merusak seperti penggunaan bom dan obat bius untuk menangkap ikan, serta kegiatan perikanan lainnya yang melanggar aturan yang berlaku.&n...

Read more 


Pemantauan

UPTD KKP Kepulauan Raja Ampat melakukan pemantauan biologi yang meliputi pemantauan komunitas bentik (terutama karang) dan juga populasi jenis ikan penting yang digunakan untuk menilai kesehatan terumbu karang dan menilai efektivitas pengelolaan KKP dalam melindungi keanekaragaman hayatinya dan m...

Read more