PENJAGA LAUT SIGAP, LAUT TETAP TERJAGA

Raja ampat merupakan kabupaten bahari di provinsi papua barat ,yang keindahannya sudah tidak diragukan lagi. Sehingga banyak orang sering menyebutnya dengan sebutan,Raja ampat, surga kecil yang jatuh ke bumi. Raja Ampat memiliki laut yang indah, keanekaragaman hayati yang tinggi dan jika tidak ada yang merawat serta menjaganya maka untuk 5 sampai 10 tahun ke depan sudah pasti akan cepat rusak dan punah. Kita semua tidak menginginkan hal itu terjadi untuk anak cucu kita ke depan. Oleh karena itu, BLUD UPTD Pengelolaan Kawasan konservasi perairan Raja ampat, mengadakan kegiatan pelatihan jaga laut yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapan fisik dan mental serta kedisiplinan staf dalam bekerja sebagai tim jaga laut, meningkatkan profesionalisme staf Jaga Laut, dan membangun kerja sama yang baik antara pengelolaan UPTD KKP,aparatur kampung dan juga masyarakat raja ampat.

BLUD UPTD Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan Raja Ampat,mengadakan kegiatan pelatihan JAGA LAUT bagi staf Jaga Laut UPTD KKP Raja Ampat,masyaraka adat dan aparatur kampung ,yang di bagi dalam 3 lokasi ,yakni: 1. Pam, 2. Wayag, dan 3. Misool

Sebelum dilakukannya pelatihan di kepulauan Pam. Pada tanggal 26 November 2018, bertempat di Kampung Arborek kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Papua Barat, Bpk. Jacobus Ayomi,. Kegiatan ini di hadiri oleh Bpk. Ass.III Kabupaten Raja Ampat, Polres Raja Ampat, Satpol Airud Raja ampat, Anggota DPR Prov. Papua Barat, Perwakilan MRP Papua Barat, perwakilan Dinas Perikanan dan juga Dinas Pariwisata Raja Ampat, para donator Blue Abadi Fund & Kehati, beberapa LSM dan juga seluruh peserta pelatihan.

Kegiatan pelatihan jaga laut ini, di laksanakan di lokasi pertama yaitu, Pulau Mioskor kepualauan Pam, yang berlangsung selama 5 hari dari tanggal 27 November – 1 Desember 2018. Peserta yang ikut serta dalam kegiatan ini berjumlah total 34 orang yang terdiri dari 14 peserta jaga laut BLUD UPTD Pengelolaan KKP Kep. Raja ampat dan 20 Peserta perwakilan KPA teluk mayalibit, Batanta dan salawati. Adapun partisipan atau yang kami sebut juga sebagai Trainer atau Pelatih, yaitu : BLUD UPTD Pengelolaan KKP Kep. Raja Ampat, DKP Provinsi Papua Barat, Polres Raja Ampat & Satpol Air, CII, dan RARE.

Kegiatan Pelatihan Jaga Laut yang dilakukan di Kampung Pam di mulai dengan Penyegaran Fisik, Pemberian Materi dan Simulasi. Kegiatan ini, berjalan dengan baik dan lancar. Para peserta sangat antusias, semangat dan focus dalam menerima materi dan juga pada saat melakukan simulasi di hari terakhir,pada tanggal 30 November 2018.